Inilah 11 Bintang Yang Absen Dari Piala Dunia 2018

Kegagalan tim nasional Italia melangkah ke putaran final Piala Dunia 2018 menyesakkan. Bukan hanya buat rakyat Italia, pun pencinta sepak bola khususnya fan Gli Azzurri – julukan timnas Italia.

Timnas Italia bermateri sejumlah pemain bintang. Salah satunya adalah kiper kelas dunia, Gianluigi Buffon.

Ketiadaan Buffon di Rusia 2018 memang patut disayangkan. Turnamen antarnegara tahun depan itu telah diikrarkan dia menjadi akhir perjalannya sebagai pesepak bola profesional.

Buffon bukanlah satu-satunya bintang yang absen pada Piala Dunia 2018. Ada sejumlah nama beken lain cuma harus jadi penonton ketika koleganya dari negara lain bertanding pada Juni-Juli tahun depan.

AFP merilis sejumlah bintang yang bakal absen pada Piala Dunia 2018. Berikut daftarnya.

Kiper: Gianluigi Buffon (Italia)

Buffon disebut sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Kiper Juventus itu berencana menjadikan musim 2017-2018 sebagai kiprah terakhir dia sebagai pesepak bola profesional.

Baca juga : Bukan Cuma Buffon, Barzagli dan De Rossi Juga Pensiun

Bek kanan: Faouzi Ghoulam (Aljazair)

Pemain berusia 26 tahun ini menjadi salah satu objek transfer sejumlah klub besar. Manchester City dan Chelsea disebut-sebut meminati bek kanan atraktif Napoli asal Aljazair ini.

Bek tengah: Giorgio Chiellini (Italia)

Chiellini merupakan satu dari anggota Trio BBC yang membuat lini belakang timnas Italia – dan Juventus sebelum musim ini – tangguh. Dia pun memutuskan mundur dari panggung internasional.

Bek tengah: Leonardo Bonucci (Italia)

Bonucci menjadi satu-satunya Trio BBC yang masih membela timnas Italia setelah Chiellini dan Andrea Barzagli pensiun. Dia dikenal sebagai salah satu pelepas umpan jauh akurat.

Bek kiri: Serge Aurier (Pantai Gading)

Aurier merupakan bek serbabisa. Pemain Tottenham Hotspur ini bisa bermain di sisi kiri dan kanan pertahanan. Aurier dkk kalah bersaing dengan Maroko pada kualifikasi zona Afrika.

Gelandang: Miralem Pjanic (Bosnia-Herzegovina)

Aksi pengganti Paul Pogba di Juventus ini tak bakal kita saksikan di Rusia 2018. Bersama Edin Dzeko, Pjanic merupakan dua bintang utama di timnas Bosnia.

Gelandang: Arturo Vidal (Cile)

Vidal sempat melontarkan keinginan pensiun seusai Cile kalah 0-3 dari Brasil pada laga terakhir zona Amerika Selatan sehingga tersisih. Namun, niat itu batal.

Baca juga : Vidal Ungkap Alasan Pensiun dari Cile Setelah Piala Dunia 2018

Gelandang: Gareth Bale (Wales)

Tak ada nama mantan pemain termahal dunia ini di Piala Dunia 2018. Padahal, Bale dkk sempat mengejutkan pada debutnya di Piala Eropa 2016 dengan melangkah hingga semifinal.

Penyerang: Alexis Sanchez (Cile)

Determinasi dan kelincahan Sanchez tak bakal bisa dilihat di Rusia 2018. Padahal, Cile bermodalkan juara Copa America 2015 dan Centenario menghadapi fase kualifikasi.

Penyerang: Pierre-Emerick Aubameyang (Gabon)

Aubameyang bisa dikatakan tidak “beruntung” bermain untuk tim semenjana Afrika sehingga gagal unjuk kebolehan. Pemain ini menjadi incaran Real Madrid.

Penyerang: Arjen Robben (Belanda)

Piala Dunia 2018 menjadi aksi terakhir Robben bersama timnas Belanda. Sejumlah eks finalis Piala Dunia 2010 juga berpotensi pensiun pasca-kegagalan Belanda lolos.

Buffon Mengucapkan Selamat Tinggal Kepada Timnas Italia

Tim nasional Italia gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2018. Kiper sekaligus kapten timnas Italia, Gianluigi Buffon, pun memutuskan pensiun dari gelanggang internasional.

Timnas Italia gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Swedia di San Siro, Senin (13/11/2017). Gianluigi Buffon dkk kandas karena kalah 0-1 pada pertemuan pertama di Solna, Jumat lalu.

Saya minta maaf kepada semuanya karena kami gagal lolos ke Piala Dunia,” kata Buffon di akun Twitter resmi timnas Italia. Selepas laga, Buffon menyampaikan bahwa itulah kiprah pamungkasnya dengan seragam timnas.

Sangat disayangkan laga resmi terakhir saya bersamaan dengan kegagalan lolos ke Piala Dunia. Cuma, Buffon merasa optimistis dengan masa depan Gli Azzurri, khususnya posisi di bawah mistar.

Saya meninggalkan timnas dengan talenta yang tak perlu diragukan lagi, termasuk Gianluigi Donnarumma dan Mattia Perin,” kata sosok berusia 39 tahun tersebut.

Selain itu, saya ingin memberikan pelukan kepada Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli, dan Leonardo Bonucci. Saya telah bersama mereka hampir sepuluh tahun,” ujar Buffon menambahkan.

Keputusan Buffon untuk mundur dari timnas mengundang respons berbagai pihak. Salah satunya, akun resmi Piala Dunia menyampaikan pesan perpisahan kepada peraih medali juara dunia pada 2006 tersebut.

Bersama timnas Italia, Buffon sudah melalui jalan panjang. Dia tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah, yaitu 175 laga. Bersama Buffon pula, Italia merebut posisi kedua Piala Eropa 2012, tempat ketiga Piala Konfederasi 2013, dan gelar juara Piala Dunia 2006.

Hal menarik lain dari karier Buffon di timnas Italia adalah persamaan antara awal dan akhirnya. Karier Buffon menjaga gawang Italia juga dimulai pada babak play-off. Tepatnya, ketika Italia harus melewati tantangan Rusia pada play-off Piala Dunia 1998.

Buffon turun pada leg pertama yang dimainkan di Stadion Dynamo, Moskwa, 29 Oktober 1997, di tengah cuaca dingin dan bersalju. Pelatih Italia saat itu, Cesare Maldini, menurunkan Buffon pada menit ke-32 menggantikan Gianluca Pagliuca yang cedera.

Setelah 20 tahun 15 hari, Buffon pun harus mengakhiri kariernya bersama Gli Azzurri. Namun, berbeda dengan debutnya, kali ini kiper Juventus itu gagal mengantarkan timnya lolos ke putaran final.