Manfaat Omega 3 Yang Belum Diketahui Oleh Banyak Orang – leylacadabalphotography.com

Asam Lemak merupakan salah satu zat yang dibutuhkan oleh tubuh agar metabolisme dalam tubuh dapat berjalan dengan normal dan lancar. Asam esensial ini dibagi menjadi dua yaitu asam lemak esensial atau asam lemak jenuh yang dapat dibuat di dalam tubuh manusia dan asam lemak non esensial atau asam lemak tak jenuh yang tidak dapat dibuat di dalam tubuh manusia oleh karena itu perlu makanan yang mengandung asam lemak tak jenuh untuk mencukup nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Omega 3

Di dalam asam lemak tak jenuh terdapat omega 3 yang tak hanya sebagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh namun omega 3 ini juga memiliki khasiat yang sangat bagus baik untuk menjaga kesehatan maupun mengobati beberapa jenis penyakit. Karena tak bisa diproduksi di dalam tubuh maka kita memerlukan asupaan makanan yang di dalamnya mengandung omega 3 misalnya yaitu ikan salmon.

Selain ikan salmon masih banyak jenis makanan yang di dalamnya mengandung omega 3 seperti dari jenis ikan yaitu ikan salmon, ikan tuna, herring dan makarel kemudian dari jenis buah-buahan yaitu mangga, pepaya, melon, alpukat dan kiwi sementara dari jenis sayur-sayuran yaitu bayam, kol dan selada. Selain beberapa jenis makanan di atas omega 3 juga bisa didapatkan dari beberapa jenis minyak seperti minyak kan, minyak nabati, minyak zaitun, minyak flaxseed dan minyak kanola

Manfaat Omega 3 Ditinjau Dari Kandungannya

Omega 3 tergolong dalam jenis asam lemak tak jenuh yang terdiri dari beberapa komponen seperti DHA, EPA dan LNA yang masing-masing memiliki fungsi dan peran tersendiri bagi metabolisme tubuh. DHA dan EPA yang dapat ditemukan dalam daging atau ikan-ikanan dapat berfungsi untuk memperkuat saraf dengan cara melapisi dan melindunginya sehingga respon atau rangsangan dari saraf ke otak dapat berjalan dengan lancar dan lebih cepat. Sementra EPA berfungai untuk mambantu pembentukan dan memperlancar peredaran sel-sel darah dan membant kinerja jantung.

Sementara LNA yang dapat ditemukan dalam jenis makanan nabati berfungsi sebagai penghasil energi sekaligus sebagai penyalur energi dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Untuk informasi selengkapnya berikut ini beberapa manfaat

  1. Mampu untuk meningkatkan daya ingat, sebagai zat yang mampu memperlancar jalannya saraf omega 3 juga ikut berperan dalam mengembangkan nuerologis otak untuk memperkuat memori yang dapat diingat oleh seseorang
  2. Mampu mengontrol kadar kolesterol dan kadar gula darah, tekanan darah yang tak terkontrol merupakan salah hal yang sangat berbahaya bagi manusia maka daripada itu seseorang yang memiliki tekanan darah tidak stabil dapat mengonsumsi omega secara teratur. Selain mampu mengontrol tekanan darah omega tiga juga mampu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh
  3. Mampu menjaga kesehatan mata

Omega 3 juga mampu membantu penyerapan vitamin termasuk vitamin A yang sangat berguna bagi kesehatan mata selain itu di dalam omega 3 sendiri memiliki manfaat yang sama seperti vitamin A sehingga mata akan memperoleh nutrisi lebih yang membuat mata menjadi lebih sehat.

  1. Mampu menjaga kesehatan jantung dan memperlancar peredaran darah, dengan memperlancar peredaran darah dan meningkatkan elastisitas pembuluh darah tersebut akan membuat kinerja jantung menjadi lebih ringan sehingga akan terhindar dari penyakit jantung yang berbahaya
  2. Mampu untuk menyehatkan kulit, selain untuk kesehatan omega 3 juga berguna untuk kecantikan kulit karena mampu membuat kulit terasa lebih kencang dan sehat serta melindungi kulit dari paparan sinar UV yang berbahaya
  3. Mampu untuk mengurangi depresi, manfaat omega 3 yang terakhir yaitu dapat dijadikan sebagai obat anti depresan yang mampu meredakan rasa stres dengan cara yang lebih aman dan sehat.

Fakta Dan Resiko Mengonsumsi Omega 3

Setelah kita mengetahui beberapa manfaat omega 3 seperti diatas namun pernahkah anda berpikir, paakah semua hal tersebut benar? Daripada penasaran ini dia beberapa fakta yang cukup mengejutkan dari mengonsumsi omega 3

  1. Dalam sebuah penelitian menunjukkan bahwa omega 3 yang berlebih di dalam darah dapat meningkatkan resiko terjangkitnya kanker prostat
  2. Suplemen omega 3 yang dianggap mampu memperbaiki daya ingat dan daya kognitif seseorang ternyata tidak terbukti pada orang lanjut usia
  3. Khasiat dari mmengonsumsi omega 3 dapat dirasakan dalam jangka waktu yang sangat lama bagi seseorang yang mengidap artritis.
  4. Terlalu sering atau mengonsumsi omega 3 dengan dosis yang terlalu banyak dapat mengundang penyakit stroke
  5. Suplemen omega 3 dikhawatirkan memiliki kandungan merkuri yang sangat berbahaya bagi tubuh selain itu kandungan vitamin A dalam omega 3 dalam dosis yang tak normal juga dapat meracuni tubuh
  6. Atur porsi mengonsumsi omega 3 atau makanan yang mengandung omega 3 seperti ikan secara berlebihan karena diperkirakan terdapat kandungan merkuri di dalamnya. sumber; sumbermanfaat.com

Soal Penalti, Pochettino Nilai Keputusan Wasit Sudah Tepat – leylacadabalphotography.com

fifacash Pelatih Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menilai bahwa dua penalti yang diberikan untuk timnya saat melawan Liverpool tidak mengandung kontroversi.

Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, menyaksikan timnya bertanding melawan Bayer Leverkusen, pada ajang Liga Champions di Stadion Wembley, Rabu (2/11/2016) waktu setempat.

Liverpool dan Tottenham Hotspur bermain imbang 2-2 pada pertandingan pekan ke-26 Liga Inggris di Anfield, Minggu (4/2/2018).

Gol Liverpool dicetak oleh Mohamed Salah (menit ke-3, 90+1′).

Sementara itu, gol Tottenham Hotspur datang dari lesakan Victor Wanyama (80′) dan Harry Kane (90+5′).

Baca juga : Klopp: Wasit Ingin Jadi Pusat Perhatian Saat Liverpool Vs Tottenham

Dilansir BolaSport.com dari BBC, Mauricio Pochettino menilai keputusan penalti untuk timnya sudah benar.

“Tidak ada yang bisa saya katakan soal penalti itu. Tak ada yang kontroversial. Mungkin ada komplain tentang wasit, tetapi mereka akan memberi tahu bahwa mereka benar,” kata Pochettino.

Tim berjulukan The Lilywhites itu mendapatkan dua penalti. Yang pertama terjadi pada menit ke-87 seusai Harry Kane dijatuhkan Loris Karius.

Namun, penalti itu meragukan karena Kane terindikasi melakukan diving dan tidak ada kontak langsung dengan Karius.

Terlebih lagi, sang striker juga lebih dulu berada dalam posisi offside.

Harry Kane memang gagal mengeksekusi penalti pertama tersebut.

Namun, Spurs kembali mendapatkan penalti pada injury time seusai Erik Lamela dilanggar bek The Reds, Virgil van Dijk.

Pada kesempatan kedua inilah, Kane sukses dan memaksakan hasil imbang 2-2.

Mauricio Pochettino lebih menyesalkan kegagalan timnya mengalahkan Liverpool.

“Pertandingan tadi luar biasa. Saya menyikapi jalannya laga dengan tenang karena menilai para pemain tampil baik. Hanya, kami kehilangan dua poin meski bermain lebih bagus daripada Liverpool,” tuturnya. (Lariza Oky Adisty)

Inilah 11 Bintang Yang Absen Dari Piala Dunia 2018

Kegagalan tim nasional Italia melangkah ke putaran final Piala Dunia 2018 menyesakkan. Bukan hanya buat rakyat Italia, pun pencinta sepak bola khususnya fan Gli Azzurri – julukan timnas Italia.

Timnas Italia bermateri sejumlah pemain bintang. Salah satunya adalah kiper kelas dunia, Gianluigi Buffon.

Ketiadaan Buffon di Rusia 2018 memang patut disayangkan. Turnamen antarnegara tahun depan itu telah diikrarkan dia menjadi akhir perjalannya sebagai pesepak bola profesional.

Buffon bukanlah satu-satunya bintang yang absen pada Piala Dunia 2018. Ada sejumlah nama beken lain cuma harus jadi penonton ketika koleganya dari negara lain bertanding pada Juni-Juli tahun depan.

AFP merilis sejumlah bintang yang bakal absen pada Piala Dunia 2018. Berikut daftarnya.

Kiper: Gianluigi Buffon (Italia)

Buffon disebut sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Kiper Juventus itu berencana menjadikan musim 2017-2018 sebagai kiprah terakhir dia sebagai pesepak bola profesional.

Baca juga : Bukan Cuma Buffon, Barzagli dan De Rossi Juga Pensiun

Bek kanan: Faouzi Ghoulam (Aljazair)

Pemain berusia 26 tahun ini menjadi salah satu objek transfer sejumlah klub besar. Manchester City dan Chelsea disebut-sebut meminati bek kanan atraktif Napoli asal Aljazair ini.

Bek tengah: Giorgio Chiellini (Italia)

Chiellini merupakan satu dari anggota Trio BBC yang membuat lini belakang timnas Italia – dan Juventus sebelum musim ini – tangguh. Dia pun memutuskan mundur dari panggung internasional.

Bek tengah: Leonardo Bonucci (Italia)

Bonucci menjadi satu-satunya Trio BBC yang masih membela timnas Italia setelah Chiellini dan Andrea Barzagli pensiun. Dia dikenal sebagai salah satu pelepas umpan jauh akurat.

Bek kiri: Serge Aurier (Pantai Gading)

Aurier merupakan bek serbabisa. Pemain Tottenham Hotspur ini bisa bermain di sisi kiri dan kanan pertahanan. Aurier dkk kalah bersaing dengan Maroko pada kualifikasi zona Afrika.

Gelandang: Miralem Pjanic (Bosnia-Herzegovina)

Aksi pengganti Paul Pogba di Juventus ini tak bakal kita saksikan di Rusia 2018. Bersama Edin Dzeko, Pjanic merupakan dua bintang utama di timnas Bosnia.

Gelandang: Arturo Vidal (Cile)

Vidal sempat melontarkan keinginan pensiun seusai Cile kalah 0-3 dari Brasil pada laga terakhir zona Amerika Selatan sehingga tersisih. Namun, niat itu batal.

Baca juga : Vidal Ungkap Alasan Pensiun dari Cile Setelah Piala Dunia 2018

Gelandang: Gareth Bale (Wales)

Tak ada nama mantan pemain termahal dunia ini di Piala Dunia 2018. Padahal, Bale dkk sempat mengejutkan pada debutnya di Piala Eropa 2016 dengan melangkah hingga semifinal.

Penyerang: Alexis Sanchez (Cile)

Determinasi dan kelincahan Sanchez tak bakal bisa dilihat di Rusia 2018. Padahal, Cile bermodalkan juara Copa America 2015 dan Centenario menghadapi fase kualifikasi.

Penyerang: Pierre-Emerick Aubameyang (Gabon)

Aubameyang bisa dikatakan tidak “beruntung” bermain untuk tim semenjana Afrika sehingga gagal unjuk kebolehan. Pemain ini menjadi incaran Real Madrid.

Penyerang: Arjen Robben (Belanda)

Piala Dunia 2018 menjadi aksi terakhir Robben bersama timnas Belanda. Sejumlah eks finalis Piala Dunia 2010 juga berpotensi pensiun pasca-kegagalan Belanda lolos.

Buffon Mengucapkan Selamat Tinggal Kepada Timnas Italia

Tim nasional Italia gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2018. Kiper sekaligus kapten timnas Italia, Gianluigi Buffon, pun memutuskan pensiun dari gelanggang internasional.

Timnas Italia gagal melangkah ke putaran final Piala Dunia 2018 setelah bermain imbang tanpa gol melawan Swedia di San Siro, Senin (13/11/2017). Gianluigi Buffon dkk kandas karena kalah 0-1 pada pertemuan pertama di Solna, Jumat lalu.

Saya minta maaf kepada semuanya karena kami gagal lolos ke Piala Dunia,” kata Buffon di akun Twitter resmi timnas Italia. Selepas laga, Buffon menyampaikan bahwa itulah kiprah pamungkasnya dengan seragam timnas.

Sangat disayangkan laga resmi terakhir saya bersamaan dengan kegagalan lolos ke Piala Dunia. Cuma, Buffon merasa optimistis dengan masa depan Gli Azzurri, khususnya posisi di bawah mistar.

Saya meninggalkan timnas dengan talenta yang tak perlu diragukan lagi, termasuk Gianluigi Donnarumma dan Mattia Perin,” kata sosok berusia 39 tahun tersebut.

Selain itu, saya ingin memberikan pelukan kepada Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli, dan Leonardo Bonucci. Saya telah bersama mereka hampir sepuluh tahun,” ujar Buffon menambahkan.

Keputusan Buffon untuk mundur dari timnas mengundang respons berbagai pihak. Salah satunya, akun resmi Piala Dunia menyampaikan pesan perpisahan kepada peraih medali juara dunia pada 2006 tersebut.

Bersama timnas Italia, Buffon sudah melalui jalan panjang. Dia tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah, yaitu 175 laga. Bersama Buffon pula, Italia merebut posisi kedua Piala Eropa 2012, tempat ketiga Piala Konfederasi 2013, dan gelar juara Piala Dunia 2006.

Hal menarik lain dari karier Buffon di timnas Italia adalah persamaan antara awal dan akhirnya. Karier Buffon menjaga gawang Italia juga dimulai pada babak play-off. Tepatnya, ketika Italia harus melewati tantangan Rusia pada play-off Piala Dunia 1998.

Buffon turun pada leg pertama yang dimainkan di Stadion Dynamo, Moskwa, 29 Oktober 1997, di tengah cuaca dingin dan bersalju. Pelatih Italia saat itu, Cesare Maldini, menurunkan Buffon pada menit ke-32 menggantikan Gianluca Pagliuca yang cedera.

Setelah 20 tahun 15 hari, Buffon pun harus mengakhiri kariernya bersama Gli Azzurri. Namun, berbeda dengan debutnya, kali ini kiper Juventus itu gagal mengantarkan timnya lolos ke putaran final.